ga terasa…usia kandunganku sudah mencapai 13 pekan..
itu artinya, aku sudah bersamanya selama 13 pekan pula..
perjuangan mual, muntah itu akan terlewati, aku sudah mulai bisa minum susu, makan lebih banyak.. berharap berat badanku akan naik, seiring janin di perutku makin tumbuh besar, dan sudah bisa terlihat dari luar…
yup..targetku akhir bulan ini adalah menaikkan berat badan.supaya, kalo kontrol ke dokter akhir bulan ini, minmal berat badanku naik 1,5 kg..karna 3 bulan kemarin, aku kehilanagn berat badan.
orang2 yg mengenalku dengan baik pasti akan terheran2..yup..percaya tao nggak, seorang efi yg gemar makan ini kehilangan keinginan untuk makan…keinginan untuk makan benar2 sirna di 3 bulan pertama kemarin….Alhamdulillah, sekarang sudah mulai pulih perlahan, meskipun masih ada saja makanan yg kadang keluar dengan sndirinya dari mulutku ini…
sebentar lagi, orang2 akan menyadari kalo aku ini seorang ibu hamil, mengingat pasti perutku semakin membesar….
menurut beberapa literatur yg aku baca, ketika menginjak usia 16 pekan, anak sudah mulai bisa mendengar…
hhmmmmm….ia akan mendengar aku ketika aku berbincang dengan ayahnya, ketika aku ngobrol dengan teman2ku, ketika aku sibuk bicara sendiri pun dia akan mendengarku….
agak sulit juga, berarti mulai hari ini (ato seharusnya sudah dr sejak awal kehamilan) aku harus bicara yg baik, bertutur yg baik,…..
ini yg susah….coz i’m just an ordinary people…hehehe…aku cuma seorang efi yg sering ngomong asal, menggunakan bahasa2 yg biasa, kadang memang aku sering berbicara dengn gayaku sendiri….ya..this is me…bingung juga…
suamiku selalu berpesan, dijaga omongannya, nanti dedenya denger mamahnya ngomong yg ga bagus kan ga bagus juga buat dedenya…ato dng kata2 lain yg ujungnya sama..aku harus memperbaiki caraku bertutur….
ya…suamiku berulang kali berbicara seperti itu, tapi…aku selalu merasa…what’s wrong with my word? itu bahasa ku, ada yg salah? ya…memang aku jauh berbeda dengan bahasa suamiku dan teman2nya yg selalu menggunakan bahasa indonesia yg baik dan benar..
akhirnya, aku berkesimpulan….memang mungkin ada yg salah dengan bahasa ku, so, aku akan mencoba menjadi seorang mamah yg tutur bahasanya baik,
meskipun kadang janggal but i’ll try….
aku pengen bisa seperti Helvy Tiana Rosa yg melahirkan Faiz dengan kecerdasan yg luar biasa, kalo baca blognya mba HTR waktu faiz masih dlm kandungan selau diajak berbincang tentang apa saja termasuk skripsi nya yg bertajuk sastra, setiap hari dibacakannya faiz puisi dr sastrawan2 ternama..
tapi aku cuma seorang efi, efi yg setiap senin sampe jum’at kuliah akuntansi, dan setiap hari mengerjakan pekerjaan accounting, dan ngerjain tugas2 kuliah dan kerjaan yg berhubungan dengan accounting, ngitungin uang proyek, bikin laporan keuangan…baca buku pun buku kuliah, Financial accounting theory and Analysis-nya Schroeder, matematika keuangan-budi friensidy, auditing-nya Arens, dan mengulang kuliah perpajakan….sekalipun kadang ngoceh sendiri, pasti ngomonginnya accounting, dan resep2 masakan, nonton tipi cuma seneng berita, acara masak2, acara kuliner, ato jejak petualang, ato surat sahabat, ato si bolang, ato nonton elshinta tv dan metro tv…
jadi bingung…..pengeeeeennnn bgt punya anak seperti Umar bin Khattab, kalo laki2 pengeeen bgt namain dia UMAR…gagah kan? tapi….mamahnya cuma anak pajak yg lagi kuliah akuntansi, yg keseringan baca buku kuliah (bukan rajin…tapi karna gak ngerti…), sama nonton tipi kalo nggak berita ya yg isinya keindahan alam, ato gak yg acaranya masak2, ato yg berhubungan ama makanan…trus mamahnya juga cengeng kalo pusing dan mual sedikit pengennya nangis…pokoknya cengeng banget karna mamahnya juga jadi orang yg kangenan sama rumah mamah mauk (pengennya pulang terus), trus mamahnya juga sering ngomong ceplas ceplos, trus…trus..dan masih banyak terus yg lain….
akankah aku akan melahirkan seorang anak yg segagah UMAR?
ato..kalo ternyata yg terlahir nanti ternyata seorang perempuan, yg aku pengen banget anakku secerdas dan sebijak Nayla (istri Utsman bin Affan yg terakhir).. bisakah aku?????
yang pasti..aku selalu berdoa…..
“Ya Allah, Anugerahkanlah kepada kami pasangan kami, dan keturunan kami sebagai Penyenang hati (kami), dan jadikanlah
kami Pemimpin bagi orang-orang
yang bertakwa” dan karunikanlah hamba anak yg sholeh dan sholehah, dan ridoilah kami untuk mendidiknya menjadi mujahid dan mujahidah di jalanMU"….amiiin…